Karena Allah Maha Tahu

dret dret..
Handphone ku bergetar tanda ada pesan chat masuk. Tepat pukul 20.15. Ku buka aplikasi chat di handphone ku untuk mendownload kiriman audio dari Uda sekaligus mengirimkan rekaman audio ku.

Sesuai dengan kesepakatan ku dengan Uda, kami akan saling mengoreksi bacaan Quran dari rekaman audio yang dikirimkan. Ku buka Quran surah yang dibaca oleh Uda sembari ku dengarkan rekamannya.

“Qolqolahnya kurang kedengeran kak. Mungkin karena suara kakak kecil yaa..” ketik ku via chat.

“Oh gitu ya? mungkin juga. Soalnya aku lagi di musola stasiun nih. Nggak enak kenceng2. Belum sampe kosan. tapi karena udah mau jam8 aku singgah di musola dulu aja..” jawab Uda.

“I see.. “

Ini mungkin yang dimaksud oleh temanku. Melatih dan menguji komitmen. Dalam kondisi yang bagaimana pun, aku dan Uda diharuskan tetap melaksanakan kesepakatan kami untuk membaca Quran di jam 8 malam. Uda yang belum sampai di kamar kostnya melipir dulu ke suatu tempat dimana ia harus mengaji. Aku pun juga harus demikian. Menjaga waktu dan lokasi ku di sekitar jam 8 malam agar bisa mengaji.

Kegiatan itu berlangsung selama kurang lebih 2 minggu. Tak ada kendala yang berarti hingga Quran Surah yang kami sepakati untuk dibaca pun tidak terasa sudah khatam. Bersamaan dengan itu hati ku juga tergerak. Ingatanku mengenai beberapa permintaan ku ke Allah mendadak muncul. Ini kah jawaban Allah mengenai “teman hidup selamanya” yang kemarin ku ajukan?
Aku mendadak teringat dengan solat hajat yang ku lakukan kira-kira 2 minggu sebelum Uda mengajukan dirinya untuk menjadi suamiku.

Barakallah. Bismillaahirrohmaanirrohiim..
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Maha Pembolak Balik Hati, aku mulai mengetik pesan untuk dikirimkan ke Uda.

“Jadi sekarang kita mau gimana rencananya? Siapa yang resign?”

Advertisements

Bertemu dan Bertamu

“Aris.. mama sama papa ku mau ke jakarta. Aris mau nggak kalo ketemuan?” Uda membuka percakapan di chat.

Adalah suatu hal yang besar buatku jikalau seorang lelaki memintaku bertemu dengan orang tuanya. Kalau cuma datang karena main ke rumah teman laki-laki bersama teman-teman lain sih beda cerita ya. Udah “adat”nya mesti ketemu untuk menyapa dan salaman.

“Emmm.. Aris tanya papa dulu ya”, jawab ku membalas chat dari Uda.

Aku pun memindahkan jendela percakapan chat ku dari Uda menuju Sang Komandan, Papaku. Ku ceritakan ke papa jika Uda mengajakku untuk bertemu dengan kedua orang tuanya. Papa memperbolehkan dengan berbagai petuah sebelum menutup percakapan.

Continue reading “Bertemu dan Bertamu”

How to Change Netbeans 7.0 Theme

Hi ..

if you started feel boring on your lovely netbeans theme, you can change the preferences of it. Here are the way:

  1. Go to menu tools > option. Then go to Fonts & Colors tab.
  2. Change the color as you want on the profile theme that you use for now. Your changes will seen on the bottom of the window.
  3. Click OK if you like your changes.

Netbeans Change Themes

Another quick way to change your netbeans theme is by using netbeans theme from other people. For example, you can go to this site. Then download the zip file of the theme. After that, import it to your netbeans. The step are:

  1. Go to menu tools > option. Then go to Fonts & Colors tab.
  2. On the bottom left, click import button. Choose the zip file that you downloaded before.
  3. Select the options that you want to import. Click OK.
  4. Restart your netbeans.
  5. To use the theme, go to tools > option. Open Fonts & Colors tab. Choose profile theme that you imported. Click OK. You’ll see your new preference.

afterchange

Well.. happy coding guys 🙂

Software Quality Assurance – Apa itu..??

Pernahkah Anda membayangkan bagaimana suatu aplikasi dapat berjalan dengan baik? Apa saja yang harus dilakukan oleh pembuat aplikasi tersebut agar “layak” untuk disebarluaskan?

Sebuah software tidak dapat semerta-merta dapat langsung dipergunakan. Diperlukan sebuah pengecekan dari berbagai sisi agar software tersebut tidak membawa kekecewaan bagi penggunanya. Disinilah seorang “software quality assurance” (kita sebut sebagai QA) melakukan perannya. Ia perlu memastikan bahwa software yang dibuat telah sesuai. Adapun garis besar prosesnya seperti yang ada pada diagram di bawah ini.

QA Proses

Menurut saya pribadi, jika Anda yang menyukai tantangan, sepertinya pekerjaan ini bukan merupakan pekerjaan yang tepat. Saya katakan demikian karena tipe pekerjaan ini akan nampak seperti sebuah rutinitas saja sehingga pada titik tertentu Anda sang pencari tantangan, akan merasa bosan. Namun jika Anda adalah sosok yang menyukai suatu bentuk pekerjaan yang bersifat “aman”, Anda akan cocok dengan pekerjaan ini.

Semangat untuk para QA di luar sana.. 🙂