Sok Nongkrong Cantik di Cutie Cats Cafe

Beberapa hari yang lalu saya mengikuti assesment tes dari perusahaan tempat saya bekerja. Kegiatan tersebut berada di kawasan Kemang. Menjelang babak-babak akhir, teman saya, mbak Riri, mengajak saya dan mbak titi untuk nongkrong cantik di suatu cafe. Kami pun memilih Cutie Cats Cafe.

Kata mbak Riri, kami cukup berjalan kaki dari gedung tes untuk kesana. “Cuma 1 km doank kok kita jalan kaki”.

Iya gitu. Cuma 1 km katanya. Tapi ternyata 1.7km.. 😦
Saya yang memang termasuk dalam segolongan orang malas bergerak menjadi merasa tertipu *curhat*. Tapi bagus juga sih sebenarnya buat bergerak. Bakar lemak *sambil mandangin perut buncit*

Setelah menemukan lokasi si cafe, ternyata cafe tersebut nggak sebesar yang saya kira. Kucingnya juga nggak sebanyak yang saya duga. Mungkin memang tarafnya belum bisa dibandingin dengan yang ada di Jepang. Lah wong bayar masuknya aja ndak seberapa kalo dibandingin sama yang di Jepang :p

Untuk masuk ke ruang bahagia pecinta kucing itu setiap pelanggan diharuskan membayar Rp 55.000. Selain itu pelanggan juga nggak diperbolehkan gendong-gendong si kucing. Kalau mau poto-poto si kucing juga nggak diperbolehkan pakai flash. Trus kalau si kucing tidur, nggak boleh diganggu-ganggu. Kalau saya pikir sih peraturan itu cukup wajar. Perawatan si kucing kan mahal. Lebih mahal dari biaya saya nyalon *kayak kamu pernah nyalon aja riss rriiss.. :p*

Ini dia poto-poto si kucing yang lembut bulunya itu:

cutiecat2
Kamu jangan sedih gitu cing saya datengin .. 😦

cutiecat3
Iya iya.. aku tau kok kamu lebih keceh dari saya kalo poto. Nggak usah gaya sok cuek gitu..
cutiecat7
kamu lagi lelah ya.. huhuhu.. sama donk *eh curhat lagi 😀
cutiecat4
met bobookk .. muah :*
cutiecat5
aappaaa kaamooohh..
cutieCat1
monggo istirahat ajah..

Untuk menu makanan dan minuman yang disediain nggak banyak variasinya. Harganya sih ya harga cafe dimana yang namanya lemon tea itu dibandrol Rp 25000. Kalau dilihat-lihat memang menu makanan yang ada itu menu dimana kucing kemungkinan besar nggak doyan. Jadi jangan harap kamu bisa makan ikan bakar sambil suapin si kucing. Imposibrruu..

Cerita saya sepertinya cukup sampai disini aja. Sebenernya saya cuma mau upload si poto kucing sih. Tapi sayang kan kalau nggak ada cerita apa-apa. Hohoho..

See you again empuusss.. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s