Mematahkan Teori Menjadi Pribadi Seperti Cermin

Saya bisa menjadi baik kepada Anda jika Anda baik terhadap saya. Namun saya juga bisa berperangai buruk terhadap Anda jika Anda mempelakukan saya dengan buruk.

Prinsip itu saya pegang sekian lama dalam benak saya. Saya menjadi sosok seperti cermin dimana saya akan memperlakukan seseorang bergantung dari bagaimana orang tersebut memperlakukan saya. Saya bisa menjadi baik, namun saya juga bisa menjadi sosok yang akan melakukan hal buruk terhadap orang lain. Karena hal itu pula saya mengenal dendam dan mampu menyimpannya dalam kurun waktu yang cukup lama.

Beberapa waktu yang lalu, Allah mengatur saya untuk melakukan┬ásuatu perjalanan. Saya menjadi penumpang yang bisa duduk manis di kursi belakang. Teman saya, Mas Pimen, begitu saya memanggilnya, duduk di kursi kemudi dan dengan sabar mengemudikan mobil kesayangannya membelah kemacetan ibukota. Continue reading “Mematahkan Teori Menjadi Pribadi Seperti Cermin”