Mengenal Proses di Balik Layar Transaksi Pembayaran (1)

Saat ini diantara kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan pembayaran tagihan menggunakan mesin ATM, internet banking, mobile banking, atau pun fasilitas lain yang disediakan oleh bank. Selain melakukan pembayaran tagihan, user juga dapat membeli pulsa, tiket kereta api, tiket pesawat, dan lain sebagainya. Namun dari sekian juta user, hanya segelintir user yang mengetahui proses di balik layar kegiatan transaksi tersebut.

Online-Payment

Sebagai pengenalan dasar, suatu bentuk pembayaran dapat dikategorikan dalam dua kelompok yaitu pembayaran post paid dan pre paid. Post paid merupakan bentuk pembayaran dimana pembayaran tersebut hanya dapat dilakukan jika user telah mendapatkan tagihan. Sebagai contoh adalah pembayaran tagihan listrik, tagian asuransi, tagihan pulsa, tagihan cicilan kredit, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk pre paid merupakan bentuk pembayaran yang dapat dilakukan tanpa adanya tagihan. Sebagai contoh adalah pembelian pulsa prepaid. Pada artikel ini saya akan menggunakan contoh kasus pembayaran tagihan cicilan kredit motor dengan menggunakan mesin ATM.

Aji ingin membayar tagihan cicilan kredit motornya di XYZ dengan menggunakan kartu ATM Bank Bohay di mesin ATM milik Bank Bohay. Dalam contoh ini, Bank bohay merupakan collecting agent. Sedangkan XYZ merupakan biller. Jadi apabila dijabarkan, collecting agent atau CA merupakan suatu instansi tempat user melakukan pembayaran. Sedangkan biller merupakan suatu instansi yang mengeluarkan tagihan.  Continue reading “Mengenal Proses di Balik Layar Transaksi Pembayaran (1)”