Pengalaman Mencari Pekerjaan Pertama

Horraayyy lulus kuliaaahh~

3.5 tahun berkecimpung dalam dunia perkuliahan, alhamdulillah Allah memperkenankan saya menyandang gelar S.Kom. Tapi kalau kata orang-orang sih lulus kuliah adalah gerbang awal perjuangan *tsaahh. Jadi selagi saya bisa “istirahat” dulu, saya akan beristirahat *lhoh.

Puas gelinding kesana kemari selama kurang lebih satu bulan untuk istirahat, saya memutuskan untuk mulai mencari pekerjaan. Dikala itu saya bener-bener nggak mau jenis pekerjaan yang melibatkan dunia perkodingan. Alasannya tentu karena nggak mau berpusing-pusing lagi dengan coding seperti saat dulu kuliah.

Ketak ketik CV yang sekiranya bagus walaupun hasil liat-liat CV temen, saya pun kemudian mengirimkan lamaran ke salah satu perusahaan IT swasta di Jakarta sebagai Software Quality Assurance. Alhamdulillah dipanggil buat interview.

Persiapan Sebelum Hari H Interview

Yah namanya juga interview pertama, jadinya bingung apa yang mesti disiapin. SMS dan chat pun dikirim kesana kemari nanya-nanya senior tentang pengalaman mereka interview beserta tips and trick biar lolos. Dan ini lah resumenya:

  • Banyak doa.
  • Pelajari hal yang berkaitan dengan perusahaan yang dilamar. Istilahnya kayak PDKT gitu lah. Misalnya bidang layanan perusahaan yang biasanya ada di halaman “About Us”. Hapalin kalau perlu. Biar keliatan kalau minat banget bekerja di perusahaan tersebut.
  • Lihat lokasi kantor. Biar nggk nyasar dan telat aja sih kalau ini.
  • Pelajari kembali materi-materi yang sekiranya bakal nyambung sama bidang pekerjaan yang dilamar. Misalnya kalau saya kan ngelamar jadi QA, yaaa yang dibaca itu misalnya SDLC.
  • Baca kembali Tugas Akhir yang dulu dibuat. Jangan sampe deh judul Tugas Akhirnya lupa.
  • Cari tahu gaji yang sesuai. Nggak kerendahan tapi juga nggak ketinggian.
  • Pilih baju yang pas.
  • Kalau type perusahaannya bakalan pake bahasa inggris, ya belajar speaking atau grammar lagi.
  • Siapin alat tulis yang lengkap. Fotokopi ijasah dan transkrip nilai termasuk fotokopi KTP. Jaga-jaga aja kalo diminta lamarannya lagi. Oh.. print CV dan surat lamarannya juga.

Interview

Bermodal nebeng temen yang ternyata bertepatan dipanggil interview juga di perusahaan yang sama, saya pun pergi tiba dengan selamat dan tepat waktu di lokasi “bakal kantor” saya. Setelah menunggu beberapa saat, saya pun dipanggil untuk melaksanakan interview.

Kakak penginterview : K || Saya : S

K : Aris isi ini dulu ya.. *nyodorin kertas*

***********************************
Ceritanya isi biodata dan about me di dalam itu kertas dalam waktu kurang lebih 30 menit. Tapi pake bahasa inggris.
***********************************

K : Coba ceritakan mengenai diri Aris

S : Aris itu bohay. Bohay itu Aris.. (Oh tenang. Ini jelas nggk mungkin kejadian. hahaha) *disini cukup menceritakan diri aja. Seperlunya tapi tetep nggak kehilangan intinya. Saya juga lupa gimana >.<*

K : Bisa diceritakan kelebihan dan kekurangan Aris?

S : Kelebihannya jelas Aris bohay. Kekurangannya aris masih harus lebih bohay lagi (iya iya… ini cuma bercanda. ahahaha..) *yaaa gitu. kasih tau aja apa kurang dan lebihnya*

K : Apa yang Aris tau tentang perusahaan ini?

S : bla bla bla *ngluarin jurus hapalan*

K : Menurut Aris softaware yang baik itu bagaimana?

S : begini begitu begono *ubek-ubek materi di otak*

K : Ini ada tampilan interface *nyodorin kertas* menurut Aris bagaimana?

S : Kalau menurut Aris .. *dan dimulailah unsur sok tau seorang Ariestania*

*sayang sekali saya udah lupa abis itu ngapain lagi. nanti saya update deh kalo udah inget. aihihihi..*

K : Baik Aris, nanti dikabari ya via email hasilnya.

S : Iya baik pak. Terima kasih banyak

Selepas Interview

Leye-leye sesekali cek email. Gonjreeenngg..  ada email masuk.

*buka email*

“Dear Ariestania,
I would like to thank you for taking the time to come for interview. It gives me great pleasure to invite you to join our team.”

Alhamdulillah cuplikan isi emailnya membahagiakan. Berbekal doa dan dukungan dari keluarga, saya pun mengirim email balasan dengan cuplikan “I am very pleased to accept the position as blabla. Thank you for the opportunity to join the team. I am eager to make a positive contribution to the company and to work with everyone on the team.”

Alhamdulillah.. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s