Keindahan Sebuah Kesunyian

Dinginnya malam yang menjelma dalam sepi semakin menjelmakan sebuah kesunyian mendalam. Bukan. Kesunyian bukan lah suatu alasan terbentuknya ketakutan. Kesunyian juga bukan perwujudan kesendirian dalam duka yang memilukan. Kesunyian dalam keramaian juga bukan lah hal baru yang pernah dirasakan seseorang.

Tak ada orang lain yang bisa merasakan kesunyian jiwa dalam diri seseorang. Gelak tawa, tangis pilu, dan perasaan lain yang nampak meluap-luap lebih sering menjadi kungkungan ruang hampa tanpa makna.

Hanya dengan kembali kepada Allah lah kesunyian menjadi bermakna. Sebuah kesunyian indah yang mengajarkan betapa semua milik-NYA yang kini kita rasakan perlu disyukuri, dirawat, dan dijaga. Kesunyian yang membawa kita untuk menyadari bahwa apapun yang kini kita rasakan adalah buah dari apa yang sebelumnya kita lakukan.

Allah akan setia menemani hamba-NYA. Dan ketika kesunyian itu tiba, kedekatan diri kita dengan Allah menjadi semakin terasa. Tiada lagi perasaan lain selain mensyukuri keindahan sebuah kesunyian.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s