Karena Saya Bukan Orang yang Tepat

Hujan telah mereda. Sinar matahari kembali terasa menerik. Debu jalanan telah dapat beterbangan. Payung  tertutup kembali dan tersimpan rapi di dalam tas. Semua kembali beraktifitas dan sesekali para pengendara berusaha menghindari genangan air.

Malam pun datang. Menjemput rasa lelah orang-orang yang sibuk bekerja di pagi hingga sore hari. Tak ada keluhan namun dari sorot mata mereka nampak jelas letih yang terasa. Kembali ke rumah dan beristirahat. Hanya itu yang terpikirkan.

Tak berapa lama, ketika tubuh beristirahat sejenak, adzan subuh telah menyapa. Allah menyampaikan kerinduannya dengan mengembalikan ruh kepada raga. Mengetuk jiwa yang lelah agar kembali meminta yang terbaik dari yang baik.

Continue reading “Karena Saya Bukan Orang yang Tepat”